7 Kegiatan Utama Pada Les Coding Untuk Anak Tingkat Dasar

Diperbarui: 22 Feb


Pembelajaran pemrograman bisa mulai ditanamkan untuk anak-anak pada usia mulai 5 tahun hingga 12 tahun. Orang tua bisa memilih les coding yang bisa menjadi perantara untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi anak. Agar lebih yakin, orang tua juga bisa menyimak berbagai materi yang akan diterima anak saat mengikuti kursus.


Karena masih pemula, maka bahasa pemrograman yang diberikan untuk anak juga dalam tingkatan dasar. Sebab, dalam masa ini anak-anak masih perlu berlatih memanfaatkan logika dengan baik dalam menyelesaikan masalah coding. Berikut gambaran umum mengenai beberapa kegiatan utama yang kebanyakan diselenggarakan pada tempat les:


1. Pengenalan Tentang Coding

Tujuan utama adanya les coding yaitu menyediakan lingkungan belajar yang menyenangkan supaya anak bisa mengembangkan kemampuan menggunakan logika. Di awal pembelajaran, siswa akan diberikan pemahaman konseptual tentang coding dan manfaatnya. Selain itu, instruktur juga akan memberikan materi berupa pemahaman dasar tentang komputer.


2. Pengenalan Tentang Script Box

Bagi pemula, belajar coding bisa dilakukan dengan menggunakan platform khusus yang memungkinkan anak untuk membuat animasi. Namun, cara pembuatannya hanya dengan melakukan klik dan drag saja pada Script Box. Biasanya perintah ini ditujukan untuk membuat sebuah karakter dan mengatur background dari suatu animasi.


3. Pengenalan Blocks Code

Berlatih coding untuk pertama kalinya akan lebih mudah bila menggunakan blocks code. Anak-anak akan diminta untuk mencoba mengkreasikan sebuah animasi berdasarkan blocks code yang tersedia. Karena sifatnya instan, melalui blocks code ini anak-anak bisa langsung membuat perintah tanpa perlu repot memikirkan bahasa pemrograman yang dipakai.


4. Mendalami Motion

Pada les coding, umumnya anak akan belajar animasi 2D. Sehingga sistem koordinat yang digunakan yaitu vertikal dan horizontal. Setelah berhasil membuat karakter animasi, anak-anak juga akan diberikan pemahaman tentang motion yang berfungsi untuk mengatur gerak. Berlatih motion juga bisa membuat anak lebih mudah memahami materi Matematika sistem koordinat.


Selain koordinat, anak-anak juga akan mempelajari tentang arah. Materi ini berkaitan langsung dengan menggunakan sudut, layaknya sedang mempelajari Matematika tentang sudut. Dengan memahami tentang arah, anak-anak akan mengetahui posisi karakter dengan detail. Sehingga mudah dalam mengatur gerak suatu animasi.


5. Pengenalan Events

Setelah anak memahami coding melalui block code, maka akan mudah dalam belajar membuat fungsi perintah. Pengaturan animasi ini dikenal dengan sebutan Events, yang mana dapat dijalankan dengan memilih salah satu opsi yang telah disediakan. Misalnya dengan memilih perintah bergerak agar objek atau karakter yang dibuat dapat bergerak.


6. Pembelajaran Tentang Loop

Meski sudah mampu menggerakkan karakter dengan baik, tetapi anak juga perlu memahami tentang Loop. Menu ini termasuk dalam kategori Control Box yang berguna untuk mengatur waktu yang dibutuhkan dalam menggerakkan karakter. Dengan demikian, anak bisa mengatur gerakan animasi seperti yang diinginkan.


7. Kuis

Tidak hanya memperoleh materi, saat kursus para siswa juga akan memperoleh kuis tentang coding. Biasanya kuis tersebut berisi tentang sebuah proyek membuat animasi sederhana dengan memanfaatkan Blocks Code. Anak-anak akan diminta untuk membuat animasi berdasarkan materi yang sudah diterima, seperti motion, loop, events, dan sebagainya.


Demikianlah kegiatan utama yang dilakukan saat anak mengikuti les coding agar kreativitas yang dimiliki semakin berkembang. Adapun untuk setiap materi yang diberikan akan terus mengalami peningkatan sejalan dengan usia sang anak. Sehingga, apabila anak sudah memahami materi dasar maka akan lebih mudah belajar coding yang lebih tinggi tingkatannya.


0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua